Jumat, 07 Juli 2017

Kunci Hati Afgan di Tebing Breksi



Pertama kali melihat tebing batu kapur ini, setahun yang lalu, adalah di video klip Afgan yang berjudul Kunci Hati. Setelah mencari info, ternyata tebing ini berada di Jogja, tidak terlalu jauh dari rumahku. Langsung deh aku meluncur kesana.


How to get there
From Adi Sucipto International Airport.
Keluar dari bandara, kita berbelok ke kanan, menyusuri Jalan Raya Solo, ke arah Candi Prambanan. Dari Prambanan, berbeloklah ke kanan lagi menyusuri Jalan Raya Piyungan ke arah Candi Ratu Boko. Begitu melewati Ratu Boko (disebelah kiri jalan), kita masih jalan lurus, dan baru berbelok ke kiri ketika menemukan papan petunjuk jalan ke arah Candi Ijo (kalau lurus ke Rumah Teletabis).

Berbelok ke kiri ke arah Candi Ijo (keluar dari Jalan Raya Piyungan), jalan yang dilalui akan menyempit dan mulai naik turun dan berkelok-kelok. Beberapa tanjakan dan kelokan lumayan tajam, jadi berhati-hatilah. Sebelum sampai Candi Ijo, tampaklah Tebing Breksi di sebelah kiri kita.


Aku ke tempat ini sudah lebih dari setahun yang lalu, jadi mungkin sekarang akses jalan ke Tebing Breksi sudah lumayan bagus karena tempat ini semakin terkenal, dan konon kabarnya beberapa waktu yang lalu Obama juga berkunjung kesini.


Tarif masuk ke tempat ini waktu itu (setahun yang lalu) belum ditentukan alias seikhlasnya, jadi aku masukin deh 20ribu ke kotak amal untuk rombongan kami yang waktu itu ada empat orang.

Untuk tempat parkir kendaraan, kita bisa terus naik mendekati tebing, tapi hati-hati ya, karena banyak kerikil di sepanjang jalan, waktu itu saja aku sempat takut mobilku melorot ke bawah tergelincir kerikil. Di bagian bawah juga ada sih, tempat parkir beralas tanah dan sedikit rerumputan (lebih aman), tapi kita jadi harus jalan kaki jauh menuju tebing.


Tebing bekas tempat penambangan ini, mulai nge-hits sejak 2015 silam, dan semakin penuh dikunjungi wisatawan setelah muncul di video klip Afgan berjudul Kunci Hati. Dari atas tebing, kita bisa menikmati pemandangan indah Yogyakarta, dan di malam hari lampu landasan pesawat bandara Adi Sucipto terlihat jelas dari puncak tebing ini.

Ada ukiran beberapa wayang di dinding tebing, bahkan di foto-foto terbaru, ada ukiran ular yang meliuk-liuk indah di sepanjang dinding di sebelah tangga (waktu aku kesini di awal 2016 belum ada ukiran ular ini).
 
ukiran wayang di dinding tebing

Baca juga : 

3 komentar:

  1. Wiihhh... baru tau di Jogja ada yg kayak gini.. boleh ni kapan2..

    BalasHapus
    Balasan
    1. sekarang sepertinya sudah lebih keren nih tempat, ukiran di dindingnya sudah lebih banyak (hasil googling foto), sayang blom sempat kesini lagi setelah setahun berlalu :-(

      Hapus
  2. Pas liat gambar awal saya kira bukan di indonesia ternyata kita juga harus bangga memiliki tempat yang indah di wilayah sendiri
    Jangan lupa kunjungi balik ya http://penaebook.blogspot.com

    BalasHapus